ZONE / Kingstone Indonesia / 36. Ratapan / Hal. 22
Hal. 22
Metode PA: SABDA, WWG.
Yeremia 39 (AYT)
1 Pada tahun kesembilan pemerintahan Zedekia, raja Yehuda, pada bulan kesepuluh, Nebukadnezar, raja Babel, datang bersama seluruh pasukannya untuk melawan Yerusalem dan mengepungnya.
2 Pada tahun kesebelas pemerintahan Zedekia, pada bulan keempat hari kesembilan bulan itu, tembok kota telah diterobos.
3 Kemudian, semua perwira raja Babel masuk dan duduk di Pintu Gerbang Tengah. Mereka adalah Nergal-Sarezer, Samgarnebo, Sarsekim, kepala pejabat, Nergal-Sarezer, pejabat tinggi, dan semua pejabat raja Babel lainnya.
4 Ketika Zedekia, raja Yehuda, dan semua tentara melihat orang-orang itu, mereka melarikan diri. Mereka meninggalkan kota itu pada malam hari melalui jalan taman raja dan pintu gerbang di antara dua tembok. Mereka pun lari menuju Araba.
5 Akan tetapi, tentara orang-orang Kasdim mengejar mereka dan menyusul Zedekia di dataran Yerikho. Setelah mereka menangkapnya, mereka membawanya kepada Nebukadnezar, raja Babel, di Ribla, di tanah Hamat. Nebukadnezar pun menjatuhkan hukuman atasnya.
6 Kemudian, Raja Babel menyembelih anak-anak Zedekia di Ribla, di depan matanya. Raja Babel juga membunuh semua bangsawan Yehuda.
7 Dia mencungkil mata Zedekia dan mengikatnya dengan rantai tembaga untuk dibawa ke Babel.
8 Orang-orang Kasdim membakar istana raja dan rumah-rumah penduduk dengan api, dan merobohkan tembok-tembok Yerusalem.
9 Lalu, Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal, membuang ke Babel sisa-sisa rakyat yang tertinggal di kota itu, mereka yang membelot kepadanya, dan sisa-sisa rakyat yang masih tinggal.
10 Akan tetapi, Nebuzaradan, kepala pengawal, meninggalkan orang-orang miskin yang tidak mempunyai apa-apa di tanah Yehuda, dan memberi mereka kebun-kebun anggur dan juga ladang-ladang di hari itu.
11 Nebukadnezar, raja Babel, memberi perintah mengenai Yeremia kepada Nebuzaradan, kepala pengawal, katanya,
12 “Bawa dia dan jaga dia, dan jangan lakukan hal yang buruk kepadanya, melainkan perlakukan dia sesuai apa yang dia katakan kepadamu.”
13 Maka Nebuzaradan, kepala pengawal, bersama Nebusyazban, kepala pejabat, Nergal-Sarezer, pejabat tinggi, dan semua pejabat Raja Babel yang lainnya mengutus orang,
14 bahkan mereka menyuruh orang dan menjemput Yeremia keluar dari halaman penjara, dan menyerahkannya kepada Gedalya, anak Ahikam, anak Safan, supaya dia membawa Yeremia pulang. Jadi, Yeremia tinggal di tengah-tengah rakyat itu.
15 Firman TUHAN datang kepada Yeremia ketika dia dikurung di halaman penjara, katanya,
16 “Pergi dan katakan kepada Ebed-Melekh, orang Etiopia itu, ‘Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Ketahuilah, Aku akan menggenapi firman-Ku terhadap kota ini untuk bencana, dan bukan untuk kebaikan, dan hal itu akan dilaksanakan di hadapanmu pada hari itu.
17 Namun, Aku akan menyelamatkanmu pada hari itu,’ firman TUHAN, ‘dan kamu tidak akan diserahkan ke tangan orang-orang yang kepadanya kamu takut.
18 Sebab, Aku pasti akan menyelamatkanmu, dan kamu tidak akan mati oleh pedang, tetapi kamu akan mendapatkan hidupmu seperti barang jarahan karena kamu telah menaruh percayaanmu kepada-Ku,’” firman TUHAN.
Yeremia 52 (AYT)
1 Zedekia berusia 21 tahun ketika dia menjadi raja, dan dia memerintah selama sebelas tahun di Yerusalem. Nama ibunya adalah Hamutal, anak perempuan Yeremia dari Libna.
2 Dia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN seperti semua yang telah dilakukan oleh Yoyakim.
3 Sebab, oleh karena kemarahan TUHANlah hal ini datang menimpa Yerusalem dan Yehuda sampai Dia mengusir mereka dari hadapan-Nya. Zedekia memberontak terhadap raja Babel.
4 Pada tahun kesembilan pemerintahannya, pada bulan kesepuluh hari kesepuluh, Nebukadnezar, raja Babel, datang bersama seluruh pasukannya untuk menyerang Yerusalem. Mereka berkemah mengepungnya dan mendirikan tembok pengepung di sekelilingnya.
5 Kota itu dikepung sampai tahun kesebelas pemerintahan Raja Zedekia.
6 Pada hari kesembilan bulan keempat, kelaparan sangat parah di kota itu sehingga tidak ada makanan untuk penduduk negeri itu.
7 Lalu, kota itu diterobos dan semua tentara melarikan diri. Mereka meninggalkan kota itu pada malam hari melalui pintu gerbang di antara dua tembok di dekat taman raja, mesikpun orang-orang Kasdim mengepung kota itu. Mereka lari menuju Araba.
8 Akan tetapi, tentara orang-orang Kasdim mengejar raja dan menyusul Zedekia di dataran Yerikho. Dan, semua tentaranya sudah tercerai berai meninggalkan dia.
9 Mereka menangkap raja dan membawanya kepada raja Babel di Ribla, di tanah Hamat. Raja Babel pun menjatuhkan hukuman atasnya.
10 Raja Babel membunuh anak-anak Zedekia di depan matanya. Dia juga membunuh semua pejabat Yehuda di Ribla.
11 Kemudian, dia mencungkil mata Zedekia. raja Babel mengikatnya dengan rantai dan membawanya ke Babel serta memasukkannya ke penjara sampai hari kematiannya.
12 Pada hari kesepuluh bulan kelima, pada tahun kesembilan belas pemerintahan Nebukadnezar, raja Babel; Nebuzaradan, kepala pengawal yang melayani Raja Babel, datang ke Yerusalem.
13 Dia membakar rumah TUHAN, istana raja, dan semua rumah di Yerusalem. Setiap rumah para pembesar dia bakar dengan api.
14 Seluruh pasukan orang-orang Kasdim yang menyertai kepala pengawal itu, merobohkan semua tembok di sekeliling Yerusalem.
15 Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal itu, membuang sejumlah orang miskin, sisa-sisa penduduk yang masih tinggal di dalam kota, para pembelot yang memihak kepada raja Babel, dan sisa-sisa para pengrajin.
16 Namun, Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal itu, meninggalkan beberapa orang paling miskin di negeri itu untuk menjadi penggarap kebun anggur dan petani.
17 Tiang-tiang tembaga yang ada di rumah TUHAN serta kereta-kereta penopang dan laut tembaga yang ada di rumah TUHAN dihancurkan oleh orang Kasdim. Semua tembaga itu mereka bawa ke Babel.
18 Mereka juga mengangkut pot-pot, sekop-sekop, alat-alat pemadam lilin, mangkuk-mangkuk, panci-panci, dan semua perlengkapan tembaga yang digunakan dalam ibadah.
19 Kepala pasukan pengawal juga merampas mangkuk-mangkuk, pedupaan-pedupaan, baskom-baskom, pot-pot, dan kaki-kaki dian, panci-panci, dan cawan-cawan, baik yang terbuat dari emas murni maupun dari perak murni.
20 Adapun dua pilar, satu laut, dan dua belas sapi tembaga yang ada di bawah kereta penopang yang dibuat Raja Salomo untuk rumah TUHAN; tembaga dari semua perlengkapan ini tidak dapat ditimbang beratnya.
21 Mengenai pilar-pilar itu, tinggi satu pilar adalah 18 hasta, dan kelilingnya adalah 12 hasta, dan tebalnya empat jari, dan pilar itu berongga.
22 Di atasnya, terdapat kepala pilar yang terbuat dari perunggu. Tinggi masing-masing kepala pilarnya adalah lima hasta. Jala-jala dan buah-buah delima, semuanya dari perunggu, berada pada sekeliling kepala pilar itu. Pilar kedua juga sama seperti itu, termasuk buah-buah delimanya.
23 Ada 96 buah delima pada tiap sisi-sisi pilar itu. Sementara pada jala-jala ada seratus buah delima berkeliling.
24 Kemudian, kepala pengawal pasukan itu menangkap Seraya, imam kepala, Zefanya, imam tingkat kedua, dan tiga orang penjaga pintu.
25 Dari kota itu, dia menangkap seorang pegawai istana yang mengepalai para tentara, 7 orang penasihat raja, juru tulis komandan pasukan yang mengerahkan orang-orang di negeri itu, dan 60 orang penduduk negeri itu yang ditemukan di tengah kota.
26 Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal itu, menangkap mereka dan membawa mereka kepada raja Babel di Ribla.
27 Lalu, Raja Babel menghajar dan membunuh mereka di Ribla di negeri Hamat. Demikianlah Yehuda dibawa ke pembuangan dari negerinya.
28 Inilah orang-orang yang dibawa Nebukadnezar ke pembuangan: Pada tahun ketujuh, 3.023 orang Yahudi.
29 Pada tahun kedelapan belas pemerintahan Nebukadnezar, dia membawa ke pembuangan sebanyak 832 orang dari Yerusalem.
30 Pada tahun ke-23 pemerintahan Nebukadnezar, Nebuzaradan, kepala pengawal, membawa orang-orang Yahudi ke pembuangan sebanyak 745 orang. Seluruhnya berjumlah 4.600 orang.
31 Pada tahun ke-37 pembuangan Yoyakhin, raja Yehuda, pada bulan ke-12 hari ke-25 bulan itu, Ewil-Merodakh, raja Babel, pada tahun pertama pemerintahannya, bermurah hati kepada Yoyakhin, raja Yehuda, dengan mengeluarkannya dari penjara.
32 Ewil-Merodakh berbicara baik-baik kepadanya dan menempatkan takhtanya di atas takhta raja-raja yang bersamanya di Babel.
33 Yoyakhin menanggalkan pakaian penjaranya, dan setiap hari seumur hidupnya, dia makan di meja raja secara rutin.
34 Dan untuk tunjangannya, tunjangan rutin diberikan kepadanya dari Raja Babel sesuai kebutuhannya sehari-hari seumur hidupnya, sampai hari kematiannya.
Ratapan 1 (AYT)
1 Betapa ia tinggal dalam keterasingan, yaitu kota yang dahulu penuh dengan orang-orang itu! Ia yang dahulu sangat besar di antara bangsa-bangsa telah menjadi seperti seorang janda! Putri di antara provinsi-provinsi telah menjadi seorang budak.
2 Ia menangis getir pada malam hari; air matanya berlinang di pipinya. Di antara semua kekasihnya, tidak ada yang menghibur dia. Semua temannya berkhianat kepadanya; mereka telah menjadi musuhnya.
3 Yehuda telah pergi ke pembuangan karena penderitaan dan perbudakan yang berat. Ia tinggal di antara bangsa-bangsa, tetapi tidak menemukan tempat istirahat. Semua pengejarnya menyusul dia di tengah kesesakannya.
4 Jalan-jalan Sion berkabung karena tidak seorang pun datang ke perayaan yang telah ditetapkan. Semua pintu gerbangnya sepi, imam-imamnya berkeluh kesah, gadis-gadisnya bersedih, dan ia sendiri dalam kepahitan.
5 Lawan-lawannya telah menjadi pemimpin. Musuh-musuhnya makmur. Sebab, TUHAN membuatnya menderita karena banyaknya pelanggarannya. Anak-anaknya berjalan sebagai tawanan di hadapan musuh.
6 Segala kemuliaan telah berlalu dari putri Sion. Para pemimpinnya telah menjadi seperti rusa yang tidak menemukan padang rumput. Mereka melarikan diri tanpa kekuatan di hadapan pengejar.
7 Pada hari-hari penderitaan dan pengembaraannya, Yerusalem teringat akan segala harta bendanya, yang ia miliki pada zaman dahulu. Ketika orang-orangnya jatuh ke tangan musuh, dan tidak ada seorang pun yang menolongnya, musuh-musuhnya memandanginya, dan tertawa atas kehancurannya.
8 Yerusalem sangat berdosa. Karena itu, ia menjadi najis. Semua orang yang dahulu menghormatinya kini merendahkannya karena mereka telah melihat ketelanjangannya. Ia sendiri berkeluh kesah, dan berpaling.
9 Kenajisannya ada pada pakaiannya; Ia tidak memikirkan akhirnya. Karena itu, kejatuhannya luar biasa. Ia tidak memiliki penghibur. “Ya TUHAN, lihatlah penderitaanku, karena musuh telah meninggikan diri!”
10 Musuh telah merentangkan tangannya ke atas segala harta bendanya. Bahkan, ia telah melihat bangsa-bangsa itu masuk ke tempat kudusnya, yang Engkau perintahkan agar mereka tidak masuk ke dalam jemaat-Mu.
11 Semua penduduknya berkeluh kesah sambil mencari roti. Mereka memberikan harta benda mereka ganti makanan untuk bertahan hidup. “Lihatlah, ya TUHAN, dan perhatikanlah, karena aku direndahkan.
12 Apakah ini tidak ada artinya bagimu, hai kamu semua yang lewat di jalan? Lihatlah dan perhatikanlah apabila ada kesengsaraan seperti kesengsaraanku, yang ditimpakan ke atasku, yang TUHAN timbulkan pada hari kemarahan-Nya yang dahsyat.
13 Dari ketinggian, Dia mengirimkan api ke dalam tulang-tulangku, dan menguasainya. Dia menebarkan jala untuk kakiku. Dia telah membalikkan aku. Dia telah membuatku hancur, lemah sepanjang hari.
14 Kuk pelanggaran-pelanggaranku diikat. Dengan tangan-Nya, semua itu dijalin bersama-sama, dan dipasangkan pada leherku. Dia telah membuat kekuatanku lenyap. Tuhan telah menyerahkan aku ke tangan mereka, yang tidak dapat aku lawan.
15 Tuhan telah menolak semua orangku yang perkasa di tengah-tengahku, Dia telah memanggil suatu kumpulan melawan aku untuk menghancurkan orang-orang mudaku. Tuhan telah menginjak-injak anak dara, putri Yehuda, seperti dalam pemerasan anggur.
16 Karena hal-hal inilah aku menangis. Mataku, mataku mencucurkan air mata. Sebab, penghibur yang menyegarkan jiwaku berada jauh dariku. Anak-anakku hancur karena musuh telah menang.”
17 Sion membentangkan tangannya, tetapi tidak seorang pun menghiburnya. TUHAN telah memerintahkan terhadap Yakub bahwa musuh-musuhnya akan ada di sekelilingnya. Yerusalem telah menjadi hal yang najis di antara mereka.
18 “TUHAN itu benar, karena aku telah memberontak terhadap firman-Nya. Dengarlah, hai segala bangsa, dan lihatlah penderitaanku. Gadis-gadisku dan pemuda-pemudaku telah pergi ke pembuangan.
19 Aku memanggil kekasih-kekasihku, tetapi mereka menipuku. Para imam dan tua-tuaku mati di kota ketika mereka mencari makanan untuk bertahan hidup.
20 Lihatlah, ya TUHAN, karena aku dalam kesesakan. Batinku gelisah, dan hatiku bergejolak di dalam diriku karena aku telah sangat memberontak. Di jalan, pedang menggugurkan; di rumah, ada kematian.
21 Mereka telah mendengar bahwa aku berkeluh kesah, tetapi tidak seorang pun menghiburku. Semua musuhku telah mendengar kemalanganku. Mereka senang karena Engkau telah melakukannya. Engkau akan mendatangkan hari yang telah Engkau sebut, dan mereka akan menjadi seperti aku.
22 Biarlah semua kejahatan mereka sampai ke hadapan-Mu, dan perlakukanlah mereka seperti Engkau memperlakukan aku karena semua kesalahanku. Sebab, keluh kesahku banyak, dan hatiku lemah.”
Ratapan 2 (AYT)
1 Betapa Tuhan menutupi putri Sion dengan awan dalam kemarahan-Nya. Dia melemparkan kemuliaan Israel dari langit ke bumi. Dia tidak mengingat tumpuan kaki-Nya pada hari kemarahan-Nya.
2 Tuhan telah menelan semua tempat tinggal Yakub tanpa belas kasihan. Dalam kemurkaan-Nya, Dia merobohkan benteng-benteng putri Yehuda. Dia menjatuhkannya ke tanah, dan menajiskan kerajaan serta para pemimpinnya.
3 Dalam kemarahan yang dahsyat, Dia mematahkan semua tanduk Israel. Dia menarik kembali tangan kanan-Nya dari hadapan musuh, dan membakar Yakub seperti api yang menyala-nyala, menghabiskan semua yang ada di sekelilingnya.
4 Dia melenturkan busur-Nya seperti seorang musuh. Dia mengacungkan tangan kanan-Nya seperti seorang lawan, dan membunuh semua yang menyenangkan mata di kemah putri Sion. Dia mencurahkan kemurkaan-Nya seperti api.
5 Tuhan menjadi seperti seorang musuh. Dia menelan Israel. Dia menelan semua istananya. Dia menghancurkan benteng-bentengnya, dan melipatgandakan perkabungan dan ratapan pada putri Yehuda.
6 Dia merusak kemah-Nya seolah-olah itu sebuah kebun. Dia menghancurkan tempat pertemuan-Nya. TUHAN membuat Sion melupakan perayaan dan hari Sabat. Dia merendahkan raja dan imam dalam kedahsyatan kemarahan-Nya.
7 Tuhan menolak mazbah-Nya, dan meninggalkan tempat kudus-Nya. Dia menyerahkan tembok-tembok istananya ke tangan musuh. Mereka membuat kegaduhan di bait TUHAN seperti pada hari perayaan.
8 TUHAN bertekad menghancurkan tembok putri Sion. Dia merentangkan tali pengukur. Dia tidak menahan tangan-Nya untuk menghancurkan. Dia membuat benteng dan tembok meratap; mereka merana bersama-sama.
9 Pintu-pintu gerbangnya tenggelam ke tanah. Dia menghancurkan dan mematahkan palang-palang pintunya. Raja dan para pemimpinnya ada di antara bangsa-bangsa. Hukum Taurat tidak ada lagi. Nabi-nabinya juga tidak mendapatkan penglihatan dari TUHAN.
10 Para tua-tua putri Sion duduk di tanah, dan berdiam diri. Mereka menabur debu ke atas kepala mereka, dan mengenakan pakaian berkabung. Gadis-gadis Yerusalem menundukkan kepala mereka ke tanah.
11 Mataku sembap karena air mata, dan batinku bergejolak. Hatiku ditumpahkan ke tanah karena kehancuran putri bangsaku. Anak-anak dan bayi-bayi pingsan di jalan-jalan kota.
12 Mereka bertanya kepada ibu mereka, “Di mana gandum dan anggur?” saat mereka pingsan seperti seorang yang terluka di jalan-jalan kota itu, saat nyawa mereka ditumpahkan ke pangkuan ibu mereka.
13 Apa yang dapat kunyatakan kepadamu? Dengan apa aku dapat membandingkanmu, hai putri Yerusalem? Dengan apa aku dapat menyamakanmu sehingga aku dapat menghiburmu, hai putri perawan Sion? Sebab, kehancuranmu sangat luas seperti lautan. Siapa yang dapat menyembuhkanmu?
14 Nabi-nabimu melihat hal-hal yang hampa dan bodoh. Mereka tidak menyingkapkan kesalahanmu untuk mengembalikanmu dari penawananmu, melainkan melihat bagimu ramalan-ramalan palsu dan menyesatkan.
15 Semua yang melintas di jalan bertepuk tangan kepadamu. Mereka bersiul dan menggeleng-gelengkan kepala terhadap putri Yerusalem. “Inikah kota yang disebut, ‘kesempurnaan dari keindahan, sukacita seluruh bumi?’”
16 Semua musuhmu membuka mulut mereka terhadapmu. Mereka bersiul dan mengertakkan gigi. Mereka berkata, “Kami telah menelannya. Sungguh, inilah hari yang kami nantikan. Kami telah mendapatkannya. Kami telah melihatnya.”
17 TUHAN telah melakukan apa yang Dia rencanakan. Dia telah menggenapi firman-Nya, yang Dia perintahkan pada zaman dahulu. Dia merobohkan tanpa belas kasihan. Dia membuat musuh-musuhmu bersukacita atasmu, dan meninggikan tanduk lawan-lawanmu.
18 Hati mereka menjerit kepada Tuhan. Hai tembok putri Sion, biarlah air mata mengalir seperti sungai siang dan malam. Jangan berikan istirahat kepada dirimu sendiri; jangan biarkan matamu beristirahat.
19 Bangunlah, berserulah pada malam hari, pada awal penjagaan malam. Curahkan hatimu seperti air di hadapan Tuhan. Angkatlah tanganmu kepada-Nya demi nyawa anak-anakmu, yang pingsan karena kelaparan di ujung setiap jalan.
20 Lihatlah, ya TUHAN, dan perhatikanlah! Terhadap siapakah Engkau telah berbuat demikian? Haruskah para perempuan memakan anak kandung mereka, anak-anak yang mereka timang? Haruskah imam dan nabi dibunuh di tempat kudus Tuhan?
21 Pemuda dan orang tua tergeletak di atas tanah di jalan-jalan. Gadis-gadisku dan pemuda-pemudaku telah dibunuh dengan pedang. Engkau membunuh mereka pada hari kemarahan-Mu; Engkau membantai tanpa belas kasihan.
22 Seperti pada hari perayaan, Engkau memanggil kengerian-kengerianku dari segala penjuru. Tidak ada seorang pun yang luput atau bertahan pada hari kemarahan TUHAN. Mereka yang aku asuh dan besarkan dibinasakan oleh musuhku.

Ratapan

Orang Yehuda ditawan