ZONE / Kingstone Indonesia / 22. Para Raja dan Ilah-Ilah Palsu / Hal. 9
Hal. 9
Metode PA: SABDA, WWG.
1 Raja-raja 12 (AYT)
1 Rehabeam pergi ke Sikhem karena seluruh orang Israel telah datang ke Sikhem untuk menobatkan dia menjadi raja.
2 Ketika Yerobeam, anak Nebat, mendengarnya, dia kembali dari Mesir. Sebab, waktu itu dia masih berada di Mesir tempat dia melarikan diri dari hadapan Raja Salomo.
2 Raja-raja 25 (AYT)
21 Lalu, raja Babel menghajar dan membunuh mereka di Ribla, di tanah Hamat. Demikianlah orang-orang Yehuda diangkut ke pembuangan dari negerinya.
2 Tawarikh 10 (AYT)
1 Rehabeam pergi ke Sikhem karena seluruh Israel datang ke Sikhem untuk mengangkatnya menjadi raja.
2 Ketika hal itu didengar oleh Yerobeam, anak Nebat, yang ada di Mesir karena melarikan diri dari hadapan Raja Salomo, maka dia kembali dari Mesir.
3 Orang-orang menyuruh memanggilnya, lalu Yerobeam datang bersama semua orang Israel dan berkata kepada Rehabeam,
4 “Ayahmu telah memberatkan tanggungan kami. Sekarang, ringankanlah pekerjaan sukar dari ayahmu dan tanggungan berat yang dia pikulkan kepada kami, maka kami akan melayani engkau.”
5 Dia berkata kepada mereka, “Kembalilah kepadaku tiga hari lagi.” Lalu, rakyat itu pergi.
6 Raja Rehabeam meminta nasihat dari para tua-tua yang dahulu melayani Salomo, ayahnya, saat Salomo masih hidup. Dia bertanya, “Apa nasihatmu untuk menjawab rakyat itu?”
7 Mereka berkata kepadanya, “Jika engkau ingin berbuat baik terhadap rakyat itu, menyenangkan mereka, dan menjawab mereka dengan perkataan yang baik, mereka akan menjadi hambamu selama-lamanya.”
8 Namun, dia mengabaikan nasihat yang diberikan oleh para tua-tua itu, dan meminta nasihat dari orang-orang muda yang tumbuh besar bersamanya dan yang berdiri di hadapannya.
9 Dia berkata kepada mereka, “Apa nasihatmu untuk menjawab rakyat itu yang berkata kepadaku, ‘Ringankanlah tanggungan yang ayahmu pikulkan kepada kami.’”
10 Orang-orang muda yang tumbuh besar bersamanya itu menjawab, “Katakanlah ini kepada rakyat yang telah berkata kepadamu, ‘Ayahmu telah memberatkan tanggungan kami, maka berikanlah keringanan kepada kami,’ inilah yang harus kau katakan kepada mereka, ‘Kelingkingku lebih besar daripada pinggang ayahku.
11 Memang, ayahku telah membebankan tanggungan yang berat kepadamu, tetapi aku akan menambah tanggunganmu. Ayahku menghajarmu dengan cambuk, tetapi aku akan menghajar kamu dengan kalajengking.’”
12 Lalu, Yerobeam dan seluruh rakyat menghadap Rehabeam pada hari ketiga, sebagaimana perkataan raja, “Kembalilah kepadaku tiga hari lagi.”
13 Raja menjawab mereka dengan kasar. Dia mengabaikan nasihat para tua-tua.
14 Dia berbicara kepada mereka menurut nasihat orang-orang muda, “Ayahku telah memberatkan tanggunganmu, tetapi aku akan menambahnya lagi. Ayahku telah menghajarmu dengan cambuk, tetapi aku akan menghajarmu dengan kalajengking.”
15 Raja tidak mendengarkan permintaan rakyat sebab hal itu memang ditetapkan oleh Allah, supaya TUHAN menepati firman yang Dia ucapkan kepada Yerobeam, anak Nebat, melalui Ahia, orang Silo.
16 Setelah seluruh Israel melihat bahwa raja tidak mendengarkan permintaan mereka, maka rakyat menjawab raja, “Bagian apa yang kami dapat dari Daud? Kami tidak mendapat warisan dari anak Isai itu. Pulanglah ke tendamu masing-masing, hai Israel! Uruslah keluargamu sendiri, hai Daud!” Semua orang Israel pulang ke tendanya
17 Namun, Rehabeam tetap menjadi raja atas orang-orang Israel yang tinggal di kota-kota Yehuda.
18 Raja Rehabeam mengutus Hadoram yang menjadi kepala pekerja paksa, tetapi orang-orang Israel melemparinya dengan batu hingga dia mati. Raja Rehabeam segera menaiki keretanya untuk melarikan diri ke Yerusalem.
19 Demikianlah orang-orang Israel memberontak terhadap keluarga Daud sampai hari ini.
2 Tawarikh 11 (AYT)
1 Ketika Rehabeam sampai di Yerusalem, dia mengumpulkan 180.000 pemuda terpilih dari kaum keturunan Yehuda dan Benyamin untuk berperang melawan orang Israel dan mengembalikan kerajaan itu kepada Rehabeam.
2 Namun, firman TUHAN datang kepada Semaya, abdi TUHAN, yang berbunyi,
3 “Katakan kepada Rehabeam, anak Salomo, raja Yehuda dan kepada semua orang Israel di Yehuda dan Benyamin,
4 ‘Inilah firman TUHAN: Jangan maju dan jangan berperang melawan saudara-saudaramu. Pulanglah masing-masing ke rumahnya, sebab hal ini terjadi karena Aku.’” Mereka mendengarkan firman TUHAN dan tidak maju menyerang Yerobeam.
5 Rehabeam tinggal di Yerusalem dan membangun kota-kota berkubu di Yehuda.
6 Dia membangun Betlehem, Etam, Tekoa,
7 Bet-Zur, Sokho, Adulam,
8 Gat, Mares, Zif,
9 Adoraim, Lakhis, Azeka,
10 Zora, Ayalon, dan Hebron, kota-kota berkubu yang terletak di Yehuda dan Benyamin.
11 Dia memperkuat kota-kota berkubu itu dan menempatkan kepala-kepala pasukan dengan persediaan makanan, minyak, dan anggur.
12 Dia menempatkan perisai dan tombak di setiap kota dan membuat kota-kota itu menjadi sangat kukuh. Yehuda dan Benyamin menjadi miliknya.
13 Para imam dan orang Lewi di seluruh Israel menggabungkan diri dengan Rehabeam dari seluruh wilayah mereka.
14 Orang-orang Lewi meninggalkan tanah-tanah penggembalaan dan milik mereka, lalu datang ke Yehuda dan Yerusalem, karena Yerobeam dan anak-anaknya melarang mereka memegang jabatan imam TUHAN.
15 Yerobeam mengangkat imam-imam untuk bukit-bukit pengurbanan, untuk kambing-kambing jantan, dan untuk anak-anak sapi jantan yang dia buat.
16 Mereka yang membulatkan hati untuk mencari TUHAN, Allah Israel, dari seluruh suku Israel, mengikuti orang-orang Lewi ke Yerusalem untuk mempersembahkan kurban kepada TUHAN, Allah nenek moyang mereka.
17 Mereka mengukuhkan kerajaan Yehuda dan memperkuat kedudukan Rehabeam, anak Salomo, selama tiga tahun. Dalam tiga tahun itu, mereka hidup mengikuti jejak Daud dan Salomo.
18 Rehabeam mengambil Mahalat, anak perempuan Yerimot, anak Daud dengan Abihail, anak perempuan Eliab, anak Isai.
19 Dia melahirkan baginya anak-anak lelaki, yaitu: Yeush, Semarya, dan Zaham.
20 Sesudah itu, Rehabeam mengambil Maakha, anak Absalom, yang kemudian melahirkan baginya Abia, Atai, Ziza, dan Selomit.
21 Rehabeam mencintai Maakha, anak Absalom itu, dibanding semua istri dan gundiknya. Dia mengambil 18 istri dan 60 gundik, dan memperoleh 28 delapan anak laki-laki dan 60 anak perempuan.
22 Rehabeam mengangkat Abia, anak Maakha, sebagai kepala dan pemuka di antara saudara-saudaranya, karena dia bermaksud menjadikannya seorang raja.
23 Dia bertindak dengan bijak dan menyebarkan semua anaknya ke seluruh daerah Yehuda dan Benyamin, ke semua kota yang berkubu. Dia memberi mereka makanan yang berlimpah, juga menyediakan banyak istri bagi mereka.
2 Tawarikh 12 (AYT)
1 Ketika kerajaan Rehabeam sudah kukuh dan dia menjadi kuat, dia dan seluruh Israel meninggalkan hukum TUHAN.
2 Karena mereka tidak setia kepada TUHAN, maka pada tahun kelima pemerintahan Rehabeam, Sisak, raja Mesir, maju menyerang Yerusalem.
3 Sisak membawa 1.200 kereta dan 60.000 pasukan berkuda, bersama pasukan yang tidak terhitung banyaknya, yang datang bersamanya dari Mesir, yaitu orang Libia, orang Suki, dan orang Kush.
4 Dia merebut kota-kota berkubu yang ada di Yehuda sampai sejauh Yerusalem.
5 Nabi Semaya datang kepada Rehabeam dan para pemimpin Yehuda yang berkumpul di Yerusalem karena ancaman Sisak. Dia berkata kepada mereka, “Inilah firman TUHAN: Kamu meninggalkan Aku, maka Aku meninggalkan kamu dalam kuasa Sisak.”
6 Pemimpin-pemimpin Israel dan raja merendahkan diri dan berkata, “TUHAN benar.”
7 Ketika TUHAN melihat bahwa mereka merendahkan diri, firman TUHAN datang kepada Semaya, demikian, “Karena mereka telah merendahkan diri, Aku tidak akan memusnahkan mereka. Aku akan memberi mereka sedikit kelepasan, dan murka-Ku tidak akan Kucurahkan ke atas Yerusalem melalui Sisak.
8 Namun, mereka akan menjadi hamba-hambanya, supaya mereka tahu tentang perbedaan antara melayani Aku dan melayani kerajaan-kerajaan duniawi.”
9 Sisak, raja Mesir itu, maju menyerang Yerusalem. Dia merampas perbendaharaan bait TUHAN dan perbendaharaan istana raja. Dia merampas semuanya. Dia juga merampas perisai-perisai emas yang dibuat oleh Salomo.
10 Sebagai gantinya, Raja Rehabeam membuat perisai-perisai tembaga dan memercayakannya kepada para pemimpin bentara yang menjaga pintu istana raja.
11 Kapan saja raja masuk ke bait TUHAN, bentara-bentara masuk dan membawa perisai-perisai tersebut, dan mengembalikannya ke kamar jaga para bentara.
12 Karena raja merendahkan diri, murka TUHAN surut sehingga dia tidak dimusnahkan sama sekali. Lagi pula, masih ada hal-hal yang baik di Yehuda.
13 Raja Rehabeam memperkuat dirinya dan memerintah di Yerusalem. Rehabeam berusia 41 tahun saat menjadi raja. Dia memerintah selama tujuh belas tahun di Yerusalem, kota yang TUHAN pilih dari seluruh suku Israel untuk menempatkan nama-Nya di sana. Nama ibunya adalah Naama, seorang perempuan Amon.
14 Dia berbuat jahat karena dia tidak menetapkan hatinya untuk mencari TUHAN.
15 Riwayat Rehabeam dari awal hingga akhir, bukankah semua itu tertulis dalam riwayat Semaya, nabi itu, dan Ido, si pelihat itu, yang memuat daftar silsilah? Perang antara Rehabeam dan Yerobeam terus-menerus terjadi.
16 Rehabeam dibaringkan bersama leluhurnya dan dikuburkan di kota Daud. Abia, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.
2 Tawarikh 13 (AYT)
1 Pada tahun kedelapan belas pemerintahan Raja Yerobeam, Abia menjadi raja atas Yehuda.
2 Dia memerintah di Yerusalem selama tiga tahun. Nama ibunya adalah Mikhaya, anak perempuan Uriel dari Gibea. Kemudian, terjadi peperangan di antara Abia dan Yerobeam.
3 Abia memulai peperangan dengan pasukan perangnya yang gagah perkasa, yang berjumlah 400.000 orang pilihan, sementara Yerobeam mengatur barisan perangnya melawan Abia dengan 800.000 orang pilihan, para pahlawan yang gagah perkasa.
4 Abia berdiri di atas Gunung Zemaraim, yang terletak di Pegunungan Efraim, dan berkata, “Dengarlah aku, Yerobeam dan seluruh Israel!
5 Apa kamu tidak tahu bahwa TUHAN, Allah Israel, telah memberikan kuasa atas Israel kepada Daud dan anak-anaknya untuk selama-lamanya dengan suatu perjanjian garam?
6 Namun, Yerobeam, anak Nebat, hamba Salomo, anak Daud, bangkit untuk memberontak melawan tuannya.
7 Para pecundang, yakni orang-orang yang tidak berguna, berkumpul kepadanya. Mereka menentang Rehabeam, anak Salomo, ketika Rehabeam masih muda dan berhati lembut sehingga dia tidak dapat bertahan melawan mereka.
8 Sekarang, kamu berpikir bahwa kamu dapat mempertahankan diri terhadap kerajaan TUHAN yang dipercayakan kepada keturunan Daud, sebab jumlahmu besar dan padamu ada anak sapi emas yang dibuat Yerobeam sebagai ilahmu.
9 Bukankah kamu telah menyingkirkan imam-imam TUHAN, anak-anak Harun, dan orang-orang Lewi, lalu mengangkat imam-imam bagimu seperti bangsa-bangsa dari negeri lain? Siapa pun yang datang dan memenuhi tangannya dengan seekor sapi jantan muda dan tujuh ekor domba jantan boleh menjadi imam untuk sesuatu yang bukan Allah.
10 Namun kami, TUHANlah Allah kami, dan kami tidak meninggalkan-Nya. Imam-imam yang melayani TUHAN adalah anak-anak Harun, sementara orang-orang Lewi melakukan tugasnya.
11 Setiap pagi dan setiap petang, mereka membakar kurban bakaran dan dupa harum bagi TUHAN, menyusun roti sajian di atas meja yang tahir, dan mengatur kaki dian emas dengan lampu-lampunya untuk dinyalakan setiap petang. Kami memelihara kewajiban kami terhadap TUHAN, Allah kami, tetapi kamu meninggalkan-Nya.
12 Lihatlah, Allah memimpin dan menyertai kami. Imam-imam-Nya memegang nafiri untuk meniup tanda serangan terhadap kamu. Hai, orang Israel, janganlah kamu berperang melawan TUHAN, Allah nenek moyangmu, sebab kamu tidak akan berhasil.”
13 Yerobeam menyuruh pasukan-pasukan pengadangnya berjalan memutar ke belakang orang Yehuda sehingga pasukannya berada di depan Yehuda dan pasukan-pasukan pengadangnya ada di belakang mereka.
14 Ketika orang Yehuda menoleh, mereka melihat bahwa mereka harus menghadapi pertempuran itu dari depan dan belakang. Mereka berseru kepada TUHAN sedangkan para imam meniup nafiri.
15 Orang-orang Yehuda meneriakkan pekik perang. Ketika orang-orang Yehuda meneriakkan pekik perang, Allah memukul kalah Yerobeam dan semua orang Israel di hadapan Abia dan Yehuda.
16 Orang-orang Israel lari dari hadapan Yehuda. Allah menyerahkan mereka ke dalam tangan Yehuda.
17 Abia dan pasukannya menimbulkan kekalahan yang besar terhadap mereka. Dari Israel, ada 500.000 orang pilihan yang mati terbunuh.
18 Demikianlah orang Israel ditaklukkan pada waktu itu. Orang-orang Yehuda menjadi lebih kuat karena mereka bersandar pada TUHAN, Allah nenek moyang mereka.
19 Abia mengejar Yerobeam dan merebut beberapa kota darinya: Betel dengan seluruh desanya, Yesana dengan seluruh desanya, dan Efron dengan seluruh desanya.
20 Yerobeam tidak pernah lagi mendapat kekuatan pada zaman Abia, dan TUHAN memukulnya sehingga dia mati.
21 Namun, Abia semakin kuat. Dia mengambil 14 istri dan memperoleh 22 anak laki-laki dan 16 anak perempuan.
22 Riwayat Abia selebihnya, jalan-jalannya, dan perkataan-perkataannya, tertulis dalam kitab sejarah Nabi Ido.
2 Tawarikh 14 (AYT)
1 Abia dibaringkan bersama nenek moyangnya dan dikuburkan di kota Daud. Asa, anaknya, menjadi raja menggantikan dia. Pada masa pemerintahannya, negeri itu aman selama sepuluh tahun.
2 Asa melakukan apa yang baik dan benar dalam pandangan TUHAN, Allahnya.
3 Dia menyingkirkan mazbah-mazbah asing dan bukit-bukit pengurbanan. Dia menghancurkan tugu-tugu berhala dan menebang patung-patung Dewi Asyera.
4 Dia memerintahkan orang Yehuda untuk mencari TUHAN, Allah nenek moyang mereka, dan melaksanakan hukum serta perintah-Nya.
5 Dia menyingkirkan bukit-bukit pengurbanan dan pedupaan-pedupaan di semua kota di Yehuda. Di bawah pimpinannya, kerajaan itu aman.
6 Dia membangun kota-kota berkubu di Yehuda karena negeri itu aman. Tidak ada yang memeranginya pada tahun-tahun itu karena TUHAN mengaruniakan keamanan kepadanya.
7 Asa berkata kepada orang-orang Yehuda, “Mari membangun kota-kota ini dan mengelilinginya dengan tembok, menara-menara, pintu-pintu gerbang, serta palang-palang. Tanah ini masih milik kita karena kita mencari TUHAN, Allah kita. Kita telah mencari-Nya dan Dia mengaruniakan keamanan kepada kita di seluruh penjuru.” Lalu, mereka membangun kota-kota itu dan berhasil.
8 Asa memiliki 300.000 tentara dari Yehuda yang membawa perisai besar dan tombak dan 280.000 orang dari suku Benyamin yang membawa perisai kecil dan yang pandai melenturkan busur. Mereka semua adalah pahlawan yang gagah perkasa.
9 Lalu, Zerah, orang Kush itu, maju menyerang mereka dengan sejuta orang pasukan serta tiga ratus kereta, sampai di Maresa.
10 Asa maju menghadapinya. Keduanya mengatur barisan perang mereka di Lembah Zefata dekat Maresa.
11 Asa berseru kepada TUHAN, Allahnya, katanya, “Ya TUHAN, tidak ada selain Engkau yang dapat menolong yang lemah melawan yang kuat. Tolonglah kami, ya TUHAN, Allah kami, karena kami bersandar pada-Mu dan dalam nama-Mu kami maju dan melawan pasukan yang besar ini. Ya TUHAN, Engkaulah Allah kami. Jangan biarkan manusia menang melawan Engkau!”
12 TUHAN memukul kalah orang-orang Kush di hadapan Asa dan di hadapan orang Yehuda sehingga orang-orang Kush itu melarikan diri.
13 Asa dan pasukan yang bersamanya mengejar mereka sampai di Gerar. Orang-orang Kush itu mati dan tidak ada lagi yang bertahan hidup. Mereka dihancurkan di hadapan TUHAN dan di hadapan pasukan-Nya. Orang-orang Yehuda mengangkut jarahan yang sangat banyak.
14 Mereka mengalahkan semua desa di sekeliling Gerar karena ketakutan akan TUHAN melanda penduduknya. Dan, mereka menjarah semua desa itu karena di sana ada banyak barang rampasan.
15 Mereka juga menyerang tenda-tenda ternak dan mengangkut banyak domba serta unta. Lalu, mereka kembali ke Yerusalem.
2 Tawarikh 15 (AYT)
1 Roh Allah turun ke atas Azarya, anak Oded.
2 Dia pergi menemui Asa dan berkata kepadanya, “Dengarlah, hai Asa dan seluruh Yehuda serta Benyamin! TUHAN menyertai kamu jika kamu bersama Dia. Jika kamu mencari-Nya, Dia akan berkenan kamu temui. Jika kamu meninggalkan-Nya, Dia pun akan meninggalkan kamu.
3 Sudah cukup lama orang Israel tidak memiliki Allah yang benar, tidak memiliki pengajaran para imam, dan tidak memiliki hukum Taurat.
4 Namun, dalam kesesakan, mereka berbalik kepada TUHAN, Allah Israel. Mereka mencari-Nya, dan Dia berkenan mereka temui.
5 Pada masa itu, orang tidak dapat pergi dan pulang dengan selamat sebab kekacauan besar melanda semua penduduk tanah itu.
6 Bangsa menghancurkan bangsa, kota menghancurkan kota, sebab Allah menyusahkan mereka dengan berbagai kesukaran.
7 Namun kamu, jadilah kuat dan jangan biarkan tanganmu menjadi lemah. Ada upah untuk pekerjaanmu!”
8 Ketika Asa mendengar perkataan dan nubuat Nabi Oded, dia pun memberanikan dirinya. Dia menyingkirkan dewa-dewa kejijikan dari seluruh tanah Yehuda dan Benyamin, serta dari kota-kota yang dia rebut di Pegunungan Efraim. Dia memugar mazbah TUHAN yang terletak di depan serambi bait TUHAN.
9 Asa mengumpulkan semua orang Yehuda, orang Benyamin, dan para pendatang dari Efraim, Manasye, dan Simeon, sebab banyak orang Israel yang membelot kepadanya ketika mereka melihat bahwa TUHAN, Allahnya, menyertai dia.
10 Orang-orang itu berkumpul di Yerusalem pada bulan ketiga tahun kelima belas pemerintahan Asa.
11 Pada hari itu, mereka mempersembahkan kepada TUHAN 700 sapi dan 7.000 domba dari jarahan yang mereka bawa pulang.
12 Mereka mengadakan perjanjian untuk mencari TUHAN, Allah nenek moyang mereka, dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa.
13 Setiap orang yang tidak mencari TUHAN, Allah Israel, harus dihukum mati, baik anak-anak maupun orang dewasa, baik laki-laki maupun perempuan.
14 Mereka menyatakan sumpah kepada TUHAN dengan suara nyaring, dengan sorak-sorai, dan dengan bunyi nafiri serta trompet.
15 Seluruh Yehuda bersukacita atas sumpah itu karena mereka bersumpah dengan segenap hati. Mereka mencari TUHAN dengan keinginan yang bulat, dan Dia berkenan untuk mereka temui. Tuhan mengaruniakan keamanan kepada mereka di seluruh penjuru.
16 Raja Asa juga memecat Maakha, neneknya, dari jabatan ibu suri, karena dia membuat patung kekejian bagi Dewi Asyera. Asa merubuhkan patung keji itu, menghancurkannya, dan membakarnya di Lembah Kidron.
17 Meskipun bukit-bukit pengurbanan tidak dia singkirkan dari Israel, tetapi hati Asa tulus ikhlas di sepanjang usianya.
18 Dia membawa persembahan kudus ayahnya dan persembahan kudusnya sendiri ke bait Allah, yaitu perak, emas, dan perkakas-perkakas lainnya.
19 Peperangan tidak terjadi sampai tahun ketiga puluh lima pemerintahan Asa.
2 Tawarikh 16 (AYT)
1 Pada tahun ketiga puluh enam pemerintahan Asa, Baesa, raja Israel, maju melawan Yehuda. Dia membangun Rama untuk mencegah orang pergi dari atau datang kepada Asa, raja Yehuda.
2 Asa mengambil perak dan emas dari perbendaharaan bait TUHAN dan dari istana raja, dan mengirimkannya kepada Benhadad, raja Aram, yang tinggal di Damsyik, dengan pesan,
3 “Ada perjanjian antara aku dan engkau, dan perjanjian antara ayahku dan ayahmu. Lihatlah, aku mengirimkan kepadamu perak dan emas. Batalkanlah perjanjianmu dengan Baesa, raja Israel, supaya dia undur dariku.”
4 Benhadad mendengarkan Raja Asa dan mengirim para panglima tentaranya untuk menyerang kota-kota Israel. Mereka mengalahkan Iyon, Dan, Abel-Maim, dan semua kota perbekalan di Naftali.
5 Sesudah mendengar hal itu, Baesa berhenti membangun Rama dan menghentikan usahanya.
6 Raja Asa mengerahkan semua orang Yehuda untuk mengangkat batu dan kayu yang digunakan Baesa untuk membangun Rama. Dengan semua itu, dia membangun Geba dan Mizpa.
7 Pada waktu itu, Hanani, sang pelihat itu, datang kepada Asa, raja Yehuda, dan berkata kepadanya, “Karena engkau bersandar pada raja Aram dan tidak bersandar pada TUHAN, Allahmu, maka pasukan raja Aram akan lepas dari tanganmu.
8 Bukankah orang Kush dan Put adalah pasukan yang besar dengan kereta perang dan pasukan berkuda yang sangat banyak? Namun, karena engkau bersandar pada TUHAN, Dia menyerahkan mereka ke dalam tanganmu.
9 Sebab, mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk menunjukkan kekuatan-Nya kepada mereka yang berpaut sepenuh hati kepada-Nya. Engkau telah bertindak bodoh dalam hal ini, karena itu mulai sekarang engkau akan mengalami peperangan.”
10 Asa marah kepada pelihat itu. Dia memasukan Hanani ke dalam penjara sebab dia sangat marah terhadapnya karena hal itu. Pada waktu itu, Asa juga menganiaya beberapa orang dari rakyatnya.
11 Riwayat Asa dari awal sampai akhir, tertulis dalam Sejarah Raja-Raja Yehuda dan Israel.
12 Pada tahun ketiga puluh sembilan masa pemerintahannya, Asa menderita sakit pada kakinya. Meskipun penyakitnya itu semakin parah, tetapi dalam kesakitannya itu dia tidak mencari pertolongan TUHAN, melainkan pertolongan tabib-tabib.
13 Kemudian, Asa dibaringkan bersama nenek moyangnya. Dia mati pada tahun keempat puluh satu pemerintahannya
14 dan dikuburkan di kuburan yang telah digali baginya di kota Daud. Dia dibaringkan di atas pembaringan yang dipenuhi dengan rempah-rempah, yaitu dari berbagai macam rempah-rempah dan wangi-wangian menurut seni mencampur rempah-rempah. Orang-orang menyalakan api yang sangat besar untuk menghormati dia.
2 Tawarikh 17 (AYT)
1 Yosafat, anaknya, menjadi raja menggantikan dia. Dia memperkuat kedudukannya untuk melawan Israel.
2 Dia menempatkan tentara di semua kota berkubu di Yehuda dan menempatkan pasukan-pasukan pendudukan di tanah Yehuda serta di kota-kota Efraim yang direbut oleh Asa, ayahnya.
3 TUHAN menyertai Yosafat karena dia mengikuti jejak awal Daud, leluhurnya. Dia tidak mencari baal-baal,
4 tetapi mencari Allah ayahnya. Dia hidup menurut perintah-perintah-Nya dan tidak bertindak seperti orang Israel.
5 Oleh sebab itu, TUHAN mengukuhkan kerajaan itu di tangannya. Seluruh Yehuda memberi persembahan kepada Yosafat sehingga dia memiliki kekayaan dan kehormatan yang berlimpah.
6 Dia mengikuti jalan TUHAN dengan berani, bahkan menyingkirkan bukit-bukit pengurbanan dan patung-patung Dewi Asyera dari Yehuda.
7 Pada tahun ketiga pemerintahannya, dia mengutus para pembesarnya, yaitu: Benhail, Obaja, Zakharia, Netaneel, dan Mikha, untuk mengajar di kota-kota Yehuda.
8 Bersama mereka ada orang-orang Lewi, yaitu: Semaya, Netanya, Zebaja, Asael, Semiramot, Yonatan, Adonia, Tobia, dan Tob-Adonia, dan juga imam-imam, yakni Elisama dan Yoram.
9 Mereka mengajar di Yehuda dengan membawa kitab Taurat TUHAN. Mereka berkeliling ke semua kota Yehuda dan mengajar orang-orang.
10 Rasa takut akan TUHAN menimpa semua kerajaan di negeri-negeri yang mengelilingi Yehuda sehingga mereka tidak berperang melawan Yosafat.
11 Sebagian orang Filistin membawa persembahan dan perak sebagai upeti kepada Yosafat. Orang-orang Arab juga membawa kawanan ternak kepadanya, yaitu 7.700 domba jantan dan 7.700 kambing jantan.
12 Kebesaran Yosafat semakin bertambah. Dia membangun benteng-benteng dan kota-kota perbekalan di Yehuda
13 dan memiliki banyak perbekalan di kota-kota Yehuda. Para tentaranya, yaitu pahlawan-pahlawan yang gagah perkasa, tinggal di Yerusalem.
14 Inilah jumlah mereka menurut kaum keluarga mereka. Dari Yehuda, para pemimpin pasukan seribu: Panglima Adna dengan 300.000 pejuang yang gagah perkasa.
15 Di samping Adna adalah Panglima Yohanan dengan 280.000 pasukan.
16 Di samping Yohanan adalah Amasia, anak Zikhri, yang telah menyerahkan dirinya dengan sukarela kepada TUHAN, bersama 200.000 pejuang yang gagah perkasa.
17 Dari Benyamin adalah Elyada, seorang pejuang yang gagah perkasa, yang bersenjatakan busur dan perisai bersama 200.000 tentara.
18 Di samping Elyada adalah Yozabad dengan 180.000 orang bersenjata yang siap berperang.
19 Itulah orang-orang yang melayani raja, di samping mereka yang telah raja tempatkan di kota-kota berkubu di seluruh Yehuda.
2 Tawarikh 18 (AYT)
1 Ketika Yosafat sudah berlimpah kekayaan dan kehormatan, dia menjadi besan Ahab.
2 Beberapa tahun kemudian, dia pergi menemui Ahab di Samaria. Ahab menyembelih banyak domba dan sapi untuk dia dan untuk rombongan yang menyertainya, dan membujuk dia untuk menyerang Ramot-Gilead.
3 Ahab, raja Israel, berkata kepada Yosafat, raja Yehuda, “Maukah engkau pergi bersamaku ke Ramot Gilead?” Dia menjawab, “Aku sama sepertimu dan rakyatku seperti rakyatmu. Kami akan bersamamu dalam peperangan.”
4 Lalu, Yosafat berkata kepada raja Israel, “Mari mencari petunjuk Allah terlebih dahulu.”
5 Raja Israel mengumpulkan para nabi sebanyak empat ratus orang dan bertanya kepada mereka, “Haruskah kami pergi berperang melawan Ramot-Gilead atau haruskah aku membatalkannya?” Mereka menjawab, “Majulah! Allah akan menyerahkannya ke dalam tangan Raja.”
6 Yosafat bertanya, “Tidak ada lagikah seorang nabi TUHAN untuk meminta petunjuk melalui dia?”
7 Raja Israel berkata kepada Yosafat, “Masih ada seorang lagi yang melaluinya kita dapat meminta petunjuk TUHAN. Namun, aku membencinya, sebab dia tidak pernah menubuatkan yang baik tentang aku, melainkan selalu yang buruk. Dia adalah Mikha, anak Yimla.” Yosafat berkata, “Raja jangan berkata begitu.”
8 Lalu, raja Israel memanggil seorang pegawai istana, dan berkata, “Jemputlah Mikha, anak Yimla, secepatnya!”
9 Raja Israel dan Yosafat, raja Yehuda, masing-masing duduk di atas takhtanya dengan mengenakan pakaian kebesaran. Mereka duduk di suatu tempat pengirikan di depan pintu gerbang Samaria, sementara semua nabi bernubuat di hadapan mereka.
10 Zedekia, anak Kenaana, membuat tanduk-tanduk besi bagi dirinya dan berkata, “Inilah firman TUHAN: ‘Dengan ini, kamu akan menanduk Aram sampai hancur.’”
11 Semua nabi itu menubuatkan hal yang sama, dengan berkata, “Majulah ke Ramot-Gilead dan engkau akan berhasil. TUHAN akan menyerahkannya ke dalam tangan Raja.”
12 Utusan yang pergi memanggil Mikha itu berkata kepadanya, “Lihat, nabi-nabi itu telah sepakat meramalkan yang baik bagi raja. Biarlah perkataanmu sama seperti perkataan salah seorang dari mereka. Katakanlah hal yang baik.”
13 Mikha menjawab, “Demi TUHAN yang hidup, apa yang Allahku firmankan, itulah yang akan kukatakan.”
14 Ketika Mikha sampai kepada raja, raja bertanya kepadanya, “Mikha, haruskah kami pergi berperang ke Ramot-Gilead atau haruskah aku membatalkannya?” Dia menjawab, “Majulah dan engkau akan berhasil. Mereka akan diserahkan ke dalam tanganmu.”
15 Raja berkata kepadanya, “Sampai berapa kali aku harus menyuruhmu bersumpah dalam nama TUHAN supaya kamu tidak mengatakan apa pun kepadaku selain kebenaran?”
16 Mikha menjawab, “Aku melihat seluruh Israel tercerai berai di gunung-gunung seperti domba-domba yang tidak bergembala. Lalu, TUHAN berfirman, ‘Mereka ini tidak bertuan, biarlah masing-masing pulang ke rumahnya dengan selamat.’”
17 Raja Israel berkata kepada Yosafat, “Bukankah telah kukatakan kepadamu bahwa dia tidak pernah menubuatkan hal yang baik tentang aku, kecuali hanya malapetaka?”
18 Mikha berkata, “Oleh sebab itu, dengarlah firman TUHAN. Aku melihat TUHAN duduk di atas takhta-Nya dengan seluruh tentara surga berdiri di sebelah kanan dan kiri-Nya.
19 TUHAN berfirman, ‘Siapa yang akan membujuk Ahab, raja Israel, supaya dia maju berperang dan tewas di Ramot-Gilead? Yang satu berkata begini dan yang lain berkata begitu.’
20 Lalu, satu roh tampil ke depan serta berdiri di hadapan TUHAN dan berkata, ‘Aku akan membujuknya.’ TUHAN bertanya, ‘Dengan apa?’
21 Dia menjawab, ‘Aku akan keluar dan menjadi roh dusta di dalam mulut semua nabinya.’ Firman-Nya, ‘Bujuklah dia dan kamu akan berhasil. Pergilah dan perbuatlah demikian.’
22 Jadi, sesungguhnya, TUHANlah yang meletakkan roh-roh dusta ke dalam mulut nabi-nabimu itu, sebab TUHAN telah memfirmankan yang jahat kepadamu.”
23 Zedekia, anak Kenaana, mendekat dan menampar pipi Mikha. Dia berkata, “Bagaimana mungkin Roh TUHAN berpindah dariku untuk berbicara kepadamu?”
24 Mikha menjawab, “Sesungguhnya, engkau akan mengetahuinya pada hari itu, ketika engkau pergi dari satu kamar ke kamar lain untuk bersembunyi.”
25 Raja Israel berkata, “Tangkap Mikha dan bawa dia kepada Amon, penguasa kota, dan kepada Yoas, anak raja.
26 Katakan, ‘Inilah perintah raja: Masukkan orang ini ke dalam penjara dan beri dia roti kesengsaraan serta air kesengsaraan sampai aku pulang dengan selamat.’”
27 Mikha menjawab, “Jika engkau benar-benar pulang dengan selamat, berarti TUHAN tidak berfirman melalui aku.” Lalu, dia berkata, “Camkan itu, hai kamu sekalian!”
28 Sesudah itu, raja Israel dan Yosafat, raja Yehuda, maju ke Ramot-Gilead.
29 Raja Israel berkata kepada Yosafat, “Aku akan menyamar dan masuk ke dalam pertempuran. Namun engkau, pakailah pakaian kebesaranmu.” Raja Israel menyamarkan dirinya dan masuk ke dalam pertempuran.
30 Sementara itu, raja Aram telah memerintahkan kepada panglima pasukan keretanya demikian, “Janganlah berperang melawan yang kecil ataupun yang besar, tetapi lawan saja raja Israel.”
31 Ketika para panglima pasukan kereta itu melihat Yosafat, mereka berkata, “Itu raja Israel!” Mereka berbalik untuk menyerang dia, tetapi Yosafat berseru dan TUHAN menolongnya. Allah menggerakkan mereka untuk pergi menjauhinya.
32 Ketika para panglima pasukan kereta itu melihat bahwa dia bukan raja Israel, mereka berhenti mengejar dia.
33 Ada seseorang yang menarik anak panahnya dengan sembarangan dan mengenai raja Israel di antara sambungan baju zirahnya. Lalu, dia berkata kepada pengemudi keretanya, “Putar arah dan bawa aku keluar dari pertempuran. Aku terluka.”
34 Pertempuran itu bertambah sengit pada hari itu. Raja Israel tetap berdiri di dalam keretanya dan berhadapan dengan orang-orang Aram itu sampai petang. Dia mati saat matahari terbenam.
2 Tawarikh 19 (AYT)
1 Yosafat, raja Yehuda, pulang dengan selamat ke istananya di Yerusalem.
2 Lalu, Yehu anak Hanani, si pelihat itu, pergi menemui Raja Yosafat dan berkata kepadanya, “Haruskah engkau menolong orang fasik yang membenci TUHAN dan bersahabat dengan mereka yang membenci Allah? Karena hal itu, TUHAN murka terhadap engkau.
3 Akan tetapi, hal-hal yang baik masih Dia dapati pada dirimu karena engkau menyingkirkan patung-patung Dewi Asyera dari tanah ini dan menetapkan hatimu untuk mencari Allah.”
4 Yosafat tinggal di Yerusalem. Dia pergi ke tengah-tengah rakyatnya, dari Bersyeba sampai pegunungan Efraim, sambil menyuruh rakyat berbalik kepada TUHAN, Allah nenek moyang mereka.
5 Dia mengangkat hakim-hakim di tanah itu, yaitu di kota-kota Yehuda yang berkubu, dari kota ke kota.
6 Dia berpesan kepada hakim-hakim itu, “Waspadalah terhadap apa yang kamu lakukan, karena bukan untuk manusia kamu menghakimi, melainkan untuk TUHAN, yang menyertaimu ketika kamu membuat putusan hukum.
7 Oleh sebab itu, milikilah rasa takut kepada TUHAN. Bertindaklah dengan saksama, sebab pada TUHAN, Allah kita, tidak ada kecurangan, keberpihakan, ataupun penerimaan suap.”
8 Di Yerusalem, Yosafat juga mengangkat beberapa orang dari antara orang Lewi, para imam, dan para kepala kaum Israel untuk memberi keputusan dalam hal hukum TUHAN dan dalam hal sengketa di antara penduduk Yerusalem.
9 Dia memberi perintah kepada mereka, dengan berkata, “Kamu harus bertindak dalam takut akan TUHAN, dengan setia dan dengan tulus hati.
10 Kapan pun sebuah perkara disampaikan kepadamu oleh saudara-saudaramu yang tinggal di kota-kota, yakni mengenai penumpahan darah atau mengenai hukum, perintah-perintah, ketetapan-ketetapan, dan peraturan-peraturan, kamu harus memperingatkan mereka agar mereka jangan bersalah di hadapan TUHAN sehingga murka-Nya akan menimpa kamu dan saudara-saudaramu. Berbuatlah demikian supaya kamu sendiri tidak bersalah.
11 Imam Kepala Amarya adalah pemimpinmu dalam segala perkara Allah, dan Zebaja, anak Ismael, pemuka kaum Yehuda, menjadi pemimpinmu dalam segala perkara raja. Selain itu, orang-orang Lewi akan melayani kamu sebagai pengatur. Bertindaklah dengan tegas! Kiranya TUHAN menyertai orang yang baik.”
2 Tawarikh 20 (AYT)
1 Sesudah itu, keturunan Moab dan keturunan Amon datang bersama orang Meunim untuk berperang melawan Yosafat.
2 Beberapa orang datang untuk memberi tahu Yosafat, demikian, “Suatu pasukan yang besar datang dari seberang Laut Mati, yaitu dari Edom. Lihatlah, mereka ada di Hazezon-Tamar, yakni En-Gedi.”
3 Yosafat merasa takut dan mengambil keputusan untuk mencari TUHAN dan menyerukan puasa atas seluruh Yehuda.
4 Orang Yehuda berkumpul untuk meminta pertolongan TUHAN. Mereka datang dari semua kota di Yehuda untuk mencari TUHAN.
5 Yosafat berdiri di tengah-tengah umat Yehuda dan Yerusalem, di bait TUHAN, di depan pelataran yang baru.
6 Dia be