ZONE / Komik Alkitab Bergambar / 05. Aku Inilah / Hal. 61
Hal. 61
Metode PA: SABDA, WWG.
Matius 14 (AYT)
25 Dan, pada jam keempat malam itu, Dia datang kepada mereka, berjalan di atas air.
26 Ketika para murid melihat-Nya berjalan di atas air, mereka sangat takut dan berseru, “Itu hantu!” Lalu, mereka berteriak-teriak karena ketakutan.
27 Akan tetapi, Yesus langsung berbicara kepada mereka, kata-Nya, “Kuatkanlah hatimu! Ini Aku, jangan takut.”
28 Dan, Petrus berkata kepada-Nya, “Tuhan, jika itu Engkau, suruhlah aku datang kepada-Mu di atas air.”
29 Yesus berkata, “Datanglah!” Maka, Petrus keluar dari perahu, dan berjalan di atas air, dan datang kepada Yesus.
30 Namun, ketika melihat angin, ia ketakutan dan mulai tenggelam. Ia berteriak, “Tuhan, selamatkan aku!”
31 Yesus langsung mengulurkan tangan-Nya, memegang Petrus, dan berkata, “Kamu yang kurang iman, mengapa kamu ragu-ragu?”
32 Ketika mereka masuk ke dalam perahu, angin pun berhenti.
33 Kemudian, mereka yang ada di perahu menyembah Yesus dan berkata, “Sesungguhnya, Engkau adalah Anak Allah!”
34 Setelah menyeberang, mereka sampai di tanah Genesaret.
35 Ketika orang-orang di tempat itu mengenali-Nya, mereka memberitahukannya ke seluruh daerah itu dan membawa semua orang yang sakit kepada Yesus.
36 Mereka memohon kepada Yesus supaya boleh menyentuh ujung jubah-Nya, dan semua orang yang menyentuhnya menjadi sembuh.
Matius 16 (AYT)
13 Ketika Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Dia bertanya kepada murid-murid-Nya, “Menurut perkataan orang, siapakah Anak Manusia itu?”
14 Mereka menjawab, “Beberapa mengatakan Yohanes Pembaptis, yang lain mengatakan Elia, dan yang lain lagi mengatakan Yeremia, atau salah satu dari para nabi.”
15 Lalu, Yesus bertanya kepada mereka, “Akan tetapi, menurutmu, siapakah Aku ini?”
16 Simon Petrus menjawab, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!”
17 Yesus berkata kepadanya, “Diberkatilah kamu, Simon anak Yunus, sebab bukan daging dan darah yang menyatakan ini kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di surga.
18 Dan, Aku juga mengatakan kepadamu bahwa kamu adalah Petrus. Dan, di atas batu ini, Aku akan membangun gereja-Ku dan gerbang-gerbang Hades tidak akan menguasainya.
19 Aku akan memberimu kunci-kunci Kerajaan Surga. Dan, apa saja yang kamu ikat di bumi akan terikat di surga. Dan, apa saja yang kamu lepaskan di bumi akan terlepas di surga.”
20 Lalu, Yesus memperingatkan murid-murid supaya tidak memberitahukan siapa-siapa bahwa Dia adalah Mesias.
21 Sejak saat itu, Yesus mulai menunjukkan kepada murid-murid-Nya bahwa Dia harus pergi ke Yerusalem dan menderita banyak hal dari para tua-tua, imam-imam kepala, maupun ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.
22 Kemudian, Petrus menarik Yesus ke samping, menegur-Nya, dan berkata, “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu dari Engkau! Hal ini tidak akan pernah terjadi pada-Mu.”
23 Akan tetapi, Yesus berbalik dan berkata kepada Petrus, “Enyahlah dari hadapan-Ku, hai Setan! Kamu adalah batu sandungan bagi-Ku sebab engkau tidak menetapkan pikiranmu pada hal-hal dari Allah, melainkan hal-hal dari manusia.”
24 Kemudian Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Jika ada yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya sendiri, memikul salibnya, dan mengikut Aku.
25 Karena siapa yang ingin menyelamatkan nyawanya akan kehilangan nyawanya. Akan tetapi, siapa yang kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan mendapatkannya.
26 Apa untungnya jika seseorang memperoleh seluruh dunia, tetapi kehilangan nyawanya? Atau, apa yang bisa seseorang berikan sebagai ganti nyawanya?
27 Sebab, Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya bersama dengan para malaikat-Nya dan kemudian akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.
28 Aku mengatakan yang sebenarnya kepadamu, ada beberapa orang yang berdiri di sini yang tidak akan mengalami kematian sampai mereka melihat Anak Manusia datang dalam Kerajaan-Nya.”
Matius 17 (AYT)
1 Enam hari kemudian, Yesus mengajak Petrus, Yakobus, serta Yohanes saudara Yakobus, dan membawa mereka naik ke gunung yang tinggi secara tersendiri.
2 Lalu, Yesus berubah rupa di depan mereka. Wajah-Nya bersinar seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi seputih cahaya.
3 Dan, lihat, tampaklah kepada mereka Musa dan Elia, sedang berbincang dengan Yesus.
4 Petrus berkata kepada Yesus, “Tuhan, adalah baik bagi kita untuk berada di sini. Jika Engkau menghendaki, aku akan mendirikan tiga kemah di sini, satu untuk-Mu, satu untuk Musa, dan satu untuk Elia.”
5 Ketika Petrus masih bicara, sebuah awan yang terang menaungi mereka, dan lihat, ada suara dari dalam awan itu yang berkata, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nya Aku berkenan. Dengarkanlah Dia.”
6 Ketika murid-murid mendengar ini, mereka tersungkur dengan wajah sampai ke tanah dan sangat ketakutan.
7 Namun, Yesus datang dan menyentuh mereka, kata-Nya, “Bangunlah dan jangan takut.”
8 Ketika mereka mengangkat mata mereka, mereka tidak melihat siapa pun, kecuali Yesus sendiri.
9 Saat mereka turun dari gunung, Yesus memerintahkan mereka, kata-Nya, “Jangan ceritakan penglihatan itu kepada siapa pun sampai Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati.”
10 Dan, murid-murid bertanya kepada-Nya, “Lalu, mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang terlebih dahulu?”
11 Yesus menjawab, “Elia memang datang terlebih dahulu dan akan memulihkan segala sesuatu.
12 Namun, Aku mengatakan kepadamu bahwa Elia sudah datang, tetapi mereka tidak mengenalinya dan memperlakukannya menurut kemauan mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita di tangan mereka.”
13 Kemudian, para murid mengerti bahwa Dia berbicara kepada mereka tentang Yohanes Pembaptis.
14 Ketika Yesus dan murid-murid kembali kepada orang banyak, seorang laki-laki datang kepada Yesus dengan berlutut di hadapan-Nya sambil berkata,
15 “Tuhan, kasihanilah anakku sebab ia sakit ayan dan sangat menderita. Ia sering jatuh ke dalam api dan ke dalam air.
16 Aku sudah membawanya kepada murid-murid-Mu, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkan dia.”
17 Yesus menjawab, “Hai, kamu generasi yang tidak percaya dan sesat! Berapa lama lagi Aku akan tinggal bersamamu? Berapa lama lagi Aku harus bersabar terhadap kamu? Bawalah anak itu kepada-Ku.”
18 Maka Yesus membentak roh jahat itu sehingga keluar dari anak laki-laki itu, dan anak itu sembuh saat itu juga.
19 Kemudian para murid datang kepada Yesus, ketika mereka sendirian dengan-Nya dan bertanya, “Mengapa kami tidak dapat mengusir roh jahat itu?”
20 Kata-Nya kepada mereka, “Karena imanmu yang kecil. Aku mengatakan yang sebenarnya kepadamu, kalau kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, maka kamu dapat berkata kepada gunung ini, ‘Pindahlah dari tempat ini ke sana!’ dan gunung ini akan pindah. Tidak ada yang mustahil bagimu.
21 [Akan tetapi, jenis ini hanya dapat diusir dengan doa dan puasa.”]
22 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang berkumpul di wilayah Galilea, Dia berkata kepada mereka, “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia,
23 dan mereka akan membunuh-Nya, dan Dia akan dibangkitkan pada hari yang ketiga.” Dan, para murid-Nya menjadi sangat sedih.
24 Ketika mereka tiba di Kapernaum, para pengumpul pajak 2 dirham datang kepada Petrus dan bertanya, “Apakah gurumu tidak membayar pajak 2 dirham?”
25 Petrus menjawab, “Ya.” Ketika ia masuk ke dalam rumah, Yesus terlebih dahulu berbicara kepadanya, “Bagaimana pendapatmu, Simon? Dari siapakah raja-raja dunia ini menagih bea dan pajak? Dari anak-anaknya atau dari orang lain?”
26 Ketika Petrus menjawab, “Dari orang lain,” Yesus berkata kepadanya, “Kalau begitu, anak-anaknya bebas.
27 Akan tetapi, supaya kita tidak menyinggung mereka, pergilah ke danau dan lemparkan kail. Ambillah ikan yang pertama muncul dan ketika kamu membuka mulutnya, kamu akan menemukan sekeping stater. Ambillah uang itu dan berikan kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu.”
Markus 7 (AYT)
1 Ketika orang-orang Farisi dengan beberapa ahli Taurat, yang datang dari Yerusalem, berkumpul menemui Yesus,
2 mereka melihat beberapa murid Yesus makan roti dengan tangan najis, karena tidak membasuh tangannya.
3 Orang-orang Farisi dan semua orang Yahudi tidak akan makan, kecuali mereka membasuh tangannya sesuai dengan tradisi nenek moyang yang mereka pegang.
4 Dan, jika mereka kembali dari tempat umum, mereka tidak akan makan sebelum membasuh tangannya. Dan, ada banyak tradisi lain yang mereka pegang, seperti pembasuhan cawan-cawan, kendi-kendi, dan bejana-bejana tembaga.
5 Karena itu, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bertanya kepada Yesus, “Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut tradisi nenek moyang, tetapi makan roti dengan tangan yang najis?”
6 Yesus berkata kepada mereka, “Yesaya telah bernubuat dengan benar tentang kamu, hai orang-orang munafik, ada tertulis: ‘Bangsa ini menghormati Aku dengan bibir mereka, tetapi hati mereka jauh dari Aku.
7 Sia-sia mereka menyembah Aku karena mengajarkan perintah-perintah manusia sebagai ajaran.’
8 Kamu mengabaikan perintah Allah, tetapi berpegang kuat pada tradisi manusia.”
9 Lalu, Yesus juga berkata kepada mereka, “Dengan cerdik kamu menolak perintah Allah untuk dapat mempertahankan tradisimu sendiri.
10 Musa berkata, ‘Hormatilah ayahmu dan ibumu’, dan, ‘Siapa yang mengutuk ayahnya atau ibunya harus dihukum mati.’
11 Namun, kamu berkata jika orang berkata kepada ayahnya atau ibunya, ‘Yang harus aku berikan kepada engkau, telah aku berikan sebagai persembahan kepada Allah,’
12 orang itu tidak lagi mempunyai kewajiban terhadap ayah atau ibunya,
13 dengan begitu kamu membatalkan firman Allah dan menggantinya dengan tradisi yang sudah turun-temurun. Dan, kamu melakukan banyak sekali hal seperti itu.”
14 Sekali lagi, Yesus memanggil orang-orang dan berkata kepada mereka, “Dengarlah Aku, hai kamu semua, dan pahamilah.
15 Tidak ada apa pun dari luar manusia yang jika masuk ke dalam dirinya dapat menajiskannya, tetapi hal-hal yang keluar dari manusialah yang menajiskannya.”
16 “Jika seseorang mempunyai telinga untuk mendengar, biarlah dia mendengar!”
17 Lalu, ketika Yesus masuk ke rumah dan meninggalkan orang-orang itu, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang perumpamaan itu.
18 Dan, Dia berkata kepada mereka, “Apakah kamu juga tidak mengerti? Tidakkah kamu tahu bahwa apa yang dari luar dan masuk ke dalam manusia tidak akan menajiskannya?
19 Sebab, yang masuk itu tidak masuk ke dalam hatinya, tetapi ke perutnya, dan kemudian keluar ke dalam jamban.” (Dengan demikian, Yesus menyatakan bahwa semua makanan halal.)
20 Lalu, Dia berkata, “Apa yang keluar dari manusialah yang menajiskannya.
21 Sebab, dari dalam, dari hati manusia, muncul pikiran-pikiran jahat, dosa-dosa seksual, pencurian, pembunuhan,
22 perzinaan, keserakahan, kejahatan, tipu daya, hawa nafsu, iri hati, fitnah, kesombongan, dan kebodohan.
23 Semua yang jahat itu datang dari dalam, dan itulah yang menajiskan manusia.”
Lukas 9 (AYT)
29 Ketika Yesus sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilauan.
30 Kemudian, tampaklah dua orang sedang berbicara dengan-Nya. Kedua orang itu adalah Musa dan Elia,
31 yang menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang kematian Yesus yang akan segera digenapi di Yerusalem.
32 Pada waktu itu, Petrus dan teman-temannya sedang dikuasai oleh rasa kantuk yang berat, tetapi ketika mereka benar-benar tersadar, mereka melihat kemuliaan Yesus dan dua orang yang berdiri bersama-sama dengan Dia.
Yohanes 6 (AYT)
16 Ketika hari sudah mulai malam, para murid turun menuju ke danau,
17 dan setelah naik ke perahu, mereka mulai menyeberangi danau menuju Kapernaum. Hari sudah mulai gelap, tetapi Yesus belum juga datang menemui mereka.
18 Danau mulai bergelora karena angin yang sangat kuat bertiup.
19 Kemudian, ketika mereka telah mendayung perahu sejauh sekitar 25 atau 30 stadia, mereka melihat Yesus berjalan di atas danau dan mendekati perahu sehingga mereka ketakutan.
20 Namun, Yesus berkata kepada mereka, “Ini Aku, jangan takut!”
21 Lalu, mereka ingin menaikkan Dia ke dalam perahu, dan tiba-tiba perahu itu sudah sampai ke tempat yang mereka tuju.
22 Keesokan harinya, orang banyak yang masih berdiri di seberang danau melihat bahwa tidak ada perahu lain di situ, kecuali satu perahu saja yang murid-murid telah masuk ke dalamnya. Namun, Yesus tidak ikut masuk ke dalam perahu itu bersama dengan para murid-Nya yang telah berangkat sendiri.
23 Kemudian, datang perahu-perahu lain dari Tiberias ke dekat tempat orang-orang itu makan roti setelah Tuhan mengucap syukur.
24 Ketika orang banyak melihat bahwa Yesus dan para murid-Nya tidak ada lagi di situ, mereka naik ke perahu-perahu itu dan berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus.
25 Sewaktu orang banyak itu menemukan Yesus di seberang danau, mereka bertanya kepada-Nya, “Rabi, kapan Engkau tiba di sini?”
26 Yesus menjawab mereka dan berkata, “Sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, kamu mencari Aku bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda ajaib, melainkan karena kamu telah makan roti sampai kenyang.
27 Jangan bekerja untuk mencari makanan yang dapat binasa, melainkan untuk makanan yang dapat bertahan sampai hidup yang kekal, yang Anak Manusia akan berikan kepadamu karena kepada Anak Manusia itu, Bapa, yaitu Allah, telah memberikan pengesahan-Nya.”
28 Lalu, orang banyak itu bertanya kepada Yesus, “Apa yang harus kami lakukan supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?”
29 Yesus menjawab dan berkata kepada mereka, “Inilah pekerjaan yang diinginkan Allah: percayalah kepada Dia yang sudah diutus Allah.”
30 Mereka bertanya kepada-Nya, “Kalau begitu, tanda ajaib apakah yang akan Engkau lakukan supaya kami melihat dan percaya kepada-Mu? Pekerjaan apa yang Engkau lakukan?
31 Nenek moyang kami makan manna di padang belantara, seperti yang tertulis, ‘Ia memberi mereka roti dari surga untuk dimakan.’”
32 Yesus berkata kepada mereka, “Sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, bukan Musa yang memberimu roti dari surga, melainkan Bapa-Kulah yang memberimu roti yang sejati dari surga.
33 Sebab, Roti dari Allah adalah Dia yang turun dari surga dan memberi hidup kepada dunia.”
34 Mereka berkata kepada-Nya, “Tuhan, berilah kami roti itu senantiasa.”
35 Yesus berkata kepada mereka, “Akulah roti hidup; orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi, dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi.
36 Akan tetapi, Aku telah mengatakan kepadamu bahwa sekalipun kamu sudah melihat Aku, kamu tetap tidak percaya.
37 Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan yang datang kepada-Ku tidak akan pernah Aku usir.
38 Sebab, Aku turun dari surga bukan untuk melakukan kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.
39 Dan, inilah kehendak Dia yang mengutus Aku: supaya semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku itu tidak ada yang hilang, melainkan Aku bangkitkan pada akhir zaman.
40 Sebab, inilah kehendak Bapa-Ku bahwa setiap orang yang melihat Anak dan percaya kepada-Nya akan mendapatkan hidup kekal, dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.”
41 Karena itu, beberapa orang Yahudi mulai menggerutu tentang Dia karena Dia berkata, “Akulah roti yang telah turun dari surga itu.”
42 Mereka berkata, “Bukankah Dia ini Yesus, anak Yusuf, yang bapak dan ibunya kita kenal? Bagaimana mungkin Dia dapat berkata, ‘Aku telah turun dari surga?’”
43 Yesus menjawab mereka dan berkata, “Jangan menggerutu di antara kalian sendiri.
44 Tidak seorang pun dapat datang kepada-Ku, kecuali Bapa yang mengutus Aku menariknya, dan Aku akan membangkitkannya pada akhir zaman.
45 Ada tertulis dalam kitab para nabi: ‘Dan, mereka semua akan diajar oleh Allah.’ Setiap orang yang telah mendengar dan belajar dari Bapa akan datang kepada-Ku.
46 Hal itu bukan berarti ada orang yang sudah pernah melihat Bapa, kecuali Dia yang datang dari Allah; Dialah yang telah melihat Bapa.
47 Aku berkata kepadamu, ‘Sesungguhnya, setiap orang yang percaya memiliki hidup kekal.’
48 Akulah roti hidup.
49 Nenek moyangmu telah makan manna di padang belantara, tetapi mereka mati.
50 Inilah roti yang turun dari surga supaya setiap orang memakannya dan tidak mati.
51 Akulah roti hidup itu yang telah turun dari surga. Jika orang makan roti ini, dia akan hidup selamanya; dan roti yang akan Kuberikan demi kehidupan dunia itu adalah tubuh-Ku.”
52 Orang-orang Yahudi mulai berdebat satu sama lain, mereka berkata, “Bagaimana bisa Orang ini memberikan tubuh-Nya untuk dimakan?”
53 Yesus berkata kepada mereka, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak makan tubuh Anak Manusia dan meminum darah-Nya, kamu tidak memiliki hidup dalam dirimu.
54 Setiap orang yang makan daging-Ku dan minum darah-Ku memiliki hidup kekal, dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.
55 Sebab, daging-Ku adalah makanan yang sejati dan darah-Ku adalah minuman yang sejati.
56 Siapa yang makan daging-Ku dan minum darah-Ku tinggal dalam Aku dan Aku dalam dia.
57 Seperti Bapa yang hidup mengutus Aku, dan Aku hidup oleh karena Bapa, demikian juga dia yang memakan Aku, dia akan hidup karena Aku.
58 Inilah roti yang turun dari surga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka mati, orang yang makan roti ini akan hidup selama-lamanya.”
59 Yesus mengatakan semuanya ini di Kapernaum saat Dia mengajar di sinagoge.
60 Ketika banyak dari murid-murid mendengar hal ini, mereka berkata, “Ajaran ini terlalu keras. Siapa yang sanggup menerimanya?”
61 Karena mengetahui bahwa para pengikut-Nya menggerutu tentang hal itu, Yesus berkata kepada mereka, “Apakah perkataan-Ku ini membuatmu tersinggung?
62 Kalau begitu, bagaimana jika kamu melihat Anak Manusia naik kembali ke tempat asal-Nya?
63 Rohlah yang memberi hidup, sedangkan daging tidak berguna sama sekali. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.
64 Akan tetapi, ada beberapa di antara kamu yang tidak percaya.” Sebab, dari semula, Yesus tahu siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan mengkhianati Dia.
65 Yesus berkata, “Itulah sebabnya, Aku mengatakan kepadamu bahwa tidak seorang pun dapat datang kepada-Ku, kecuali hal itu dikaruniakan kepadanya oleh Bapa.”
66 Sejak saat itu, banyak pengikut-Nya mengundurkan diri dan berhenti mengikuti Dia.
67 Karena itu, Yesus berkata kepada kedua belas murid-Nya, “Apakah kamu juga ingin pergi?”
68 Simon Petrus menjawab Dia, “Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Engkaulah yang memiliki perkataan kehidupan kekal.
69 Kami telah percaya dan mengenal Engkau, bahwa Engkaulah yang Kudus dari Allah.”
70 Yesus menjawab mereka, “Bukankah Aku sendiri yang memilih kamu, dua belas orang ini? Meski demikian, salah satu dari kamu adalah Iblis.”
71 Yang Dia maksud adalah Yudas, anak Simon Iskariot, sebab Yudas adalah salah satu dari kedua belas murid itu, tetapi dia akan mengkhianati Yesus.

Aku Inilah

Engkau adalah Mesias