What (Apa): Pasal ini menceritakan tentang Yesus yang mengutus kedua belas murid-Nya untuk misi pertama mereka. Ia memberi mereka kuasa untuk menyembuhkan, mengusir roh jahat, dan memberitakan Kerajaan Surga.
Who (Siapa): Tokoh utama dalam pasal ini adalah Yesus dan kedua belas murid-Nya. Nama-nama mereka disebutkan secara spesifik.
When (Kapan): Pasal ini tidak menyebutkan waktu spesifik, tetapi terjadi selama pelayanan Yesus di bumi.
Where (Di mana): Yesus mengutus murid-Nya ke kota-kota dan desa-desa di Israel, khususnya kepada "domba-domba yang tersesat dari antara umat Israel."
Why (Mengapa): Yesus mengutus murid-Nya untuk:
How (Bagaimana):
Kesimpulan:
Matius pasal 10 adalah bagian penting dalam memahami misi Yesus dan peran murid-murid-Nya. Pasal ini menunjukkan kasih Allah yang dinyatakan melalui penyembuhan dan pengampunan, sekaligus tantangan yang dihadapi oleh orang-orang yang mengikuti Yesus.
Who (Siapa):
What (Apa):
When (Kapan):
Where (Di mana):
Why (Mengapa):
How (Bagaimana):
Kesimpulan:
Markus 3 menggambarkan kuasa, belas kasihan, dan otoritas Yesus. Dia menantang tradisi agama, menghadapi pertentangan, dan memilih murid-murid untuk melanjutkan pekerjaan-Nya. Pasal ini juga menekankan pentingnya melakukan kehendak Allah dan bahaya menolak karya Roh Kudus.What (Apa): Pasal ini menceritakan beberapa peristiwa penting dalam pelayanan Yesus, termasuk:
Who (Siapa): Tokoh utama dalam pasal ini adalah:
When (Kapan): Pasal ini tidak menyebutkan waktu spesifik, tetapi terjadi selama pelayanan Yesus di bumi.
Where (Di mana): Peristiwa dalam pasal ini terjadi di berbagai tempat, termasuk:
Why (Mengapa):
How (Bagaimana):
Kesimpulan: Lukas 6 memberikan gambaran yang jelas tentang pelayanan Yesus, menekankan kasih, belas kasihan, dan pentingnya membangun hidup di atas fondasi yang kuat. Pasal ini juga menunjukkan otoritas Yesus atas hari Sabat dan menantang pemahaman tradisional tentang hukum agama.
What (Apa): Pasal ini menceritakan tentang penyembuhan seorang lumpuh di Kolam Betesda oleh Yesus pada hari Sabat dan perdebatan yang terjadi akibatnya.
Who (Siapa): Tokoh utama dalam pasal ini adalah Yesus dan seorang lumpuh yang telah sakit selama 38 tahun. Tokoh lain yang terlibat adalah orang-orang Yahudi yang mempertanyakan tindakan Yesus.
When (Kapan): Peristiwa ini terjadi pada hari Sabat, selama perayaan hari raya orang Yahudi.
Where (Dimana): Peristiwa penyembuhan terjadi di Kolam Betesda, dekat Pintu Gerbang Domba di Yerusalem. Perdebatan selanjutnya terjadi di Bait Allah.
Why (Mengapa): Yesus menyembuhkan orang lumpuh untuk menunjukkan kuasa dan kasih-Nya. Tindakan ini memicu perdebatan karena dilakukan pada hari Sabat dan dianggap melanggar hukum Yahudi. Yesus kemudian menjelaskan bahwa Ia bekerja seperti Bapa-Nya dan memiliki otoritas untuk menyembuhkan.
How (Bagaimana): Yesus menyembuhkan orang lumpuh dengan memerintahkannya untuk berdiri, mengangkat kasurnya, dan berjalan. Orang lumpuh itu taat dan langsung sembuh.
Hasil Analisis:
Pasal ini menunjukkan beberapa hal penting:
Pasal ini memberikan pelajaran berharga tentang kuasa, kasih, dan otoritas Yesus, serta pentingnya percaya kepada-Nya untuk mendapatkan keselamatan.
Kategori: Tidak ada
Passage:
Pertanyaan:
Pilih Sumber AI: