Berikut adalah analisis 5W+1H dari Matius 5:
What (Apa): Khotbah di Bukit, berisi ajaran Yesus tentang bagaimana menjalani kehidupan yang berkenan kepada Allah dan menjadi warga Kerajaan Surga.
Who (Siapa): Yesus adalah pembicara utama, menyampaikan khotbah ini kepada murid-murid-Nya dan orang banyak yang berkumpul.
When (Kapan): Tidak disebutkan secara spesifik, namun terjadi di awal pelayanan Yesus di Galilea.
Where (Di mana): Di atas bukit, menunjukkan otoritas dan tempat yang tinggi untuk menyampaikan ajaran penting.
Why (Mengapa):
How (Bagaimana):
Kesimpulan:
Matius 5 merupakan bagian penting dalam Alkitab yang memberikan panduan praktis bagi orang Kristen untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah. Khotbah di Bukit menantang kita untuk mengintrospeksi diri, memperdalam iman, dan hidup sebagai garam dan terang bagi dunia.What (Apa): Pasal ini berisi kumpulan ajaran Yesus yang dikenal sebagai Khotbah di Bukit. Fokusnya pada bagaimana menjalani hidup sebagai pengikut Kristus.
Who (Siapa): Yesus adalah pembicara utama, menyampaikan ajaran ini kepada murid-muridnya dan orang banyak yang berkumpul.
When (Kapan): Tidak ada waktu spesifik yang disebutkan, namun ini terjadi selama pelayanan Yesus di bumi, kemungkinan di awal pelayanan-Nya.
Where (Di mana): Khotbah di Bukit, lokasi yang tidak disebutkan secara spesifik, namun kemungkinan di daerah Galilea.
Why (Mengapa): Yesus menyampaikan ajaran ini untuk:
How (Bagaimana): Yesus menyampaikan ajaran-Nya melalui:
Kesimpulan: Matius 7 memberikan panduan praktis dan spiritual bagi orang Kristen untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah. Ajaran ini menantang kita untuk mengintrospeksi diri, hidup dengan integritas, dan membangun hidup di atas dasar yang kokoh yaitu Firman Tuhan.
What (Apa): Pasal ini berisi kecaman keras Yesus terhadap ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Yesus mengecam kemunafikan mereka, yang hanya mementingkan penampilan luar dan mengabaikan inti dari Hukum Taurat.
Who (Siapa):
When (Kapan): Peristiwa ini terjadi menjelang akhir pelayanan Yesus di bumi, beberapa hari sebelum penyaliban-Nya.
Where (Dimana): Tidak disebutkan secara spesifik, kemungkinan besar di Yerusalem, di Bait Allah atau di sekitarnya.
Why (Mengapa):
How (Bagaimana):
Kesimpulan: Matius 23 merupakan peringatan keras bagi kita untuk tidak terjebak dalam kemunafikan agama. Iman yang sejati bukan hanya tentang penampilan luar, tetapi tentang hati yang murni dan taat kepada kehendak Allah.
What (Apa): Pasal ini menceritakan tentang penyembuhan seorang lumpuh di Kolam Betesda oleh Yesus pada hari Sabat dan perdebatan yang terjadi akibatnya.
Who (Siapa): Tokoh utama dalam pasal ini adalah Yesus dan seorang lumpuh yang telah sakit selama 38 tahun. Tokoh lain yang terlibat adalah orang-orang Yahudi yang mempertanyakan tindakan Yesus.
When (Kapan): Peristiwa ini terjadi pada hari Sabat, selama perayaan hari raya orang Yahudi.
Where (Dimana): Peristiwa penyembuhan terjadi di Kolam Betesda, dekat Pintu Gerbang Domba di Yerusalem. Perdebatan selanjutnya terjadi di Bait Allah.
Why (Mengapa): Yesus menyembuhkan orang lumpuh untuk menunjukkan kuasa dan kasih-Nya. Tindakan ini memicu perdebatan karena dilakukan pada hari Sabat dan dianggap melanggar hukum Yahudi. Yesus kemudian menjelaskan bahwa Ia bekerja seperti Bapa-Nya dan memiliki otoritas untuk menyembuhkan.
How (Bagaimana): Yesus menyembuhkan orang lumpuh dengan memerintahkannya untuk berdiri, mengangkat kasurnya, dan berjalan. Orang lumpuh itu taat dan langsung sembuh.
Hasil Analisis:
Pasal ini menunjukkan beberapa hal penting:
Pasal ini memberikan pelajaran berharga tentang kuasa, kasih, dan otoritas Yesus, serta pentingnya percaya kepada-Nya untuk mendapatkan keselamatan.
What (Apa): Pasal ini berisi percakapan terakhir Yesus dengan murid-muridnya sebelum penyaliban-Nya. Yesus memberikan penghiburan, janji, dan instruksi kepada mereka.
Who (Siapa): Tokoh utama dalam pasal ini adalah Yesus dan murid-muridnya, terutama Tomas, Filipus, dan Yudas (bukan Iskariot).
When (Kapan): Percakapan ini terjadi pada malam sebelum penyaliban Yesus, setelah perjamuan terakhir.
Where (Di mana): Lokasi percakapan tidak disebutkan secara spesifik, tetapi kemungkinan besar terjadi di ruangan yang sama dengan perjamuan terakhir.
Why (Mengapa): Yesus memberikan pesan ini untuk mempersiapkan murid-muridnya menghadapi kepergian-Nya dan untuk menguatkan iman mereka.
How (Bagaimana):
Tema utama:
Kesimpulan:
Yohanes 14 adalah pesan penghiburan dan penguatan bagi murid-murid Yesus, dan juga bagi semua orang percaya. Pesan ini mengajarkan tentang kasih, ketaatan, dan pentingnya Roh Kudus dalam kehidupan orang Kristen.
Kategori: Tidak ada
Passage:
Pertanyaan:
Pilih Sumber AI: